Tuesday, October 9, 2012

SEJARAH KOMPUTER


1. Pengertian Komputer
Istilah komputer diambil pertama kali dari bahasa Latin Computare  yang berarti menghitung ( to compute atau to reckon). Sehingga, pada awalnya komputer dipakai oleh manusia hanya untuk membantu tugas berhitung. Namun, sampai saat ini definisi tersebut terus mengalami perkembangan, antara lain :
Menurut buku Computer Annual  karangan Robert H. Blissmer , komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas antara lain :
1. Menerima Input;
2. Memproses Input sesuai dengan program;
3. Menyimpan perintah dan hasil dari pengolahan;
4. Menyediakan output dalam bentuk informasi.
Menurut buku Computer Today karangan Donald H. Sanders, komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output melalui pengawasan suatu langkah-langkah instruksi program yang tersimpan di memory (stored program).
Menurut Buku Computer Organization karangan V.C.Hamacher, Z.G. Vranesic, dan S.G. Zaky, komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dapat menerima informasi input digital, memprosesnya sesuai dengan suatu program yang tersimpan di memorinya (stored program) dan menghasilkan output informasi.
Menurut buku Introduction To The Computer, The Tool Of Business karangan William M. Fuori, komputer adalah suatu pemroses data (data processor) yang dapat melakukan perhitungan yang besar dan cepat, termasuk perhitungan aritmetika yang besar atau operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia yang mengoperasikan selama pemrosesan.
Menurut buku Introduction To Computers karangan Gordon B. Davis, Komputer adalah tipe khusus alat penghitung yang mempunyai sifat tertentu yang pasti.

2 Sejarah Perkembangan Komputer
            Perkembangan komputer dimulai sesuai dengan perkembangan teknologi elektronika, yang ditandai dengan ditemukannya tabung hampa (vacuum tube). Adapun secara lengkap perkembangan tersebut menurut generasinya berturut-turut sebagai berikut :

2.1 Generasi I

Komputer generasi pertama yang memakai tabung hampa dimulai pada tahun 1946, yaitu komputer elektronik yang menggunakan konsep stored program.
ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Calculator) adalah contoh komputer generasi I, namun pada awalnya belum menerapkan konsep stored program, tapi sudah dianggap sebagai komputer generasi pertama.
Ciri-ciri komputer generasi I adalah :
1.      Komponen berupa tabung hampa udara (vacuum tube ) untuk sirkuitnya.
2.      Program hanya dapat dibuat dengan bahasa mesin ( machine language ).
3.      Menggunakan konsep stored program  dengan memori utamanya adalah magnetic core storage.
4.      Menggunakan simpanan luar magnetic tape dan magnetic disk.
5.      Ukuran fisik komputer besar, memerlukan ruangan yang luas.
6.      Cepat panas, sehingga diperlukan alat pendingin.
7.      Prosesnya kurang cepat.
8.      Simpanan memori kecil.
9.      Membutuhkan daya listrik yang besar.
10.  Orientasinya terutama pada aplikasi bisnis.
Beberapa contoh lain komputer generasi I adalah : EDSAC (Electronic Delayed Storage Automatic Computer) adalah komputer pertama yang menggunakan stored program, UNIVAC I (UNIversal Automatic Computer) merupakan komputer pertama yang menggunakan pita magnetic sebagai media input dan outputnya, EDVAC (Electronic Discrete Variable Automatic Computer) yang merupakan komputer pertama di USA yang menggunakan stored program, Whirlwind I  yaitu komputer pertama yang menggunakan magnetic core memory, dan RAMAC (Random Acces Methods for Accounting and Control) merupakan komputer pertama yang memungkinkan file disimpan di disk dengan akses (pemasukan) secara random.

2.2 Generasi II

Dari tabung hampa yang menandai awal perkembangan komputer, maka berkembang sistem transistor yang menandai perkembangan komputer selanjutnya.
Ciri komputer generasi ke II :
1.      Menggunakan transistor untuk sirkuitnya.
2.      Program dapat dibuat dengan bahasa tingkat tinggi.
3.      Kapasitas memori utama sudah cukup besar (mencapai ribuan karakter).
4.      Menggunakan simpan luar magnetic tape dan magnetic disk yang berbentuk Removable disk atau disk pack.
5.      Mempunyai kemampuan proses real-time (Informasi yang seketika), dan time sharing (pembagian waktu kerja yang bersamaan).
6.      Ukuran fisik komputer lebih kecil dibanding komputer generasi pertama.
7.      Proses operasi sudah cepat, dapat memproses jutaan operasi per detik.
8.      Membutuhkan lebih sedikit daya listrik.
9.      Orientasinya tidak hanya pada aplikasi bisnis, tetapi juga ke aplikasi teknik.

2.3 Generasi III

Dari beberapa transistor bila digabung akan membentuk suatu rangkaian yang saling terintegrasi dan komprehensif yang disebut dengan IC (Integrated Circuit). Teknologi IC inilah yang mendasari perkembangan komputer generasi III.
Ciri komputer generasi ke III :
1.      Komponen berupa IC (Integrated Circuits) berbentuk hybrid integrated circuits dan monolithic integrated circuits.
2.      Peningkatan dari softwarenya.
3.      Lebih cepat dan tepat (Hampir 10.000 kali dari komputer generasi pertama/microsecond - nanosecond).
4.      Kapasitas memori lebih besar (ratusan ribu karakter).
5.      Menggunakan penyimpan luar yang sifatnya random acces, yaitu berupa magnetic berkapasitas besar (jutaan karakter).
6.      Listrik lebih hemat.
7.      Multiprocessing (memproses sejumlah data dari sumber berbeda pada waktu bersamaan) dan multiprogramming (mengerjakan beberapa program sekaligus).
8.      Penggunaan visual display terminal (tampilan grafik, suara) dan penggunaan alat baca tinta magnetic.
9.      Harga semakin murah.
10.  Dapat berkomunikasi dengan komputer lain.

2.4 Generasi IV

Kepuasan manusia belum terlesaikan dengan makin meningkatnya IC dari small, medium, large dan very large IC. Ini yang mendasari perkembangan komputer generasi berikutnya.
Ciri komputer generasi ke IV adalah :
1.      Menggunakan Large Scale Integration (LSI) yang merupakan pemadatan beribu IC menjadi satu chip/lempengan persegi empat berupa rangkaian terpadu.
2.      Penggunaan microprosesor dan semiconductor yang berbentuk chip untuk memori komputer (internal memori).

2.5 Generasi V

Dari hanya ribuan IC yang dipadatkan, maka perkembangan selanjutnya adalah dengan meningkatkan volume IC dari ribuan menjadi jutaan bahkan trilyunan ke dalam bentuk chip yang lebih tinggi keampuannya.
Ciri komputer generasi ke V adalah :
Menggunakan VLSI (Very Large Scale Integration).
Pengembangan teknologi Josephson Junction yang mampu memproses trilyunan operasi per detik yang merupakan pengembangan chip yang hanya mampu melakukan proses milyardan per detik.

2.6 Generasi VI

Ciri-ciri komputer generasi VI adalah :
·         Dikembangkannya teknologi Biochip
·         Mencoba menghasilkan media yang dapat berfikir dan berperasaan.
·         Memungkinkan komputer untuk dapat bercakap-cakap dengan manusia.
·         Berbasis robot (manusia mesin).

3. Satuan Kecepatan Proses Komputer
Dalam melakukan pemrosesan atau pengolahan data, maka dikenal beberapa satuan kecepatan proses komputer yang secara lengkap dapat dilihat pada tabel di bawah ini.















Untuk melakukan proses pengolahan data, ada istilah yang dinamakan dengan GIGO (Garbage In Garbage Out), yaitu sampah yang masuk, sampah pula yang keluar. Artinya apabila input yang dimasukkan ke dalam komputer adalah data-data yang tidak benar atau buruk, maka hasil itulah yang akan dikeluarkan oleh komputer. Dan sebaliknya adalah istilah Golden In Golden Out,  yaitu  data benar yang masuk, maka output benar pula yang keluar.

3.1 Satuan Kapasitas Memori Komputer
Besarnya ruang / daya tampung yang ada di memory komputer di ukur dengan satuan tertentu yang selengkapnya adalah sebagai berikut :                     








































































KONSEP DASAR INFORMASI


1. Lingkungan Informasi
            Informasi merupakan salah satu sumber daya penting dalam manajemen modern. Banyak keputusan strategis yang bergantung kepada informasi. Sebagaimana diketahui, sumber daya 4M + 1I yang mencakup :
-          Manusia (sumber daya manusia atau SDM)
-          Material
-          Mesin
-          Modal
-          Informasi
Merupakan sumber daya vital bagi kelangsungan organisasi bisnis.

1.2. Data, Informasi dan Pengetahuan
1.2.1 Data
Data dapat berupa nilai yang terformat, teks, citra, audio dan video.
  • Data yang terformat adalah data dengan suatu format tertentu. Misalnya, data yang menyatakan tanggal atau jam, atau menyatakan nilai mata uang.
  • Teks adalah sederetan huruf, angka dan simbol-simbol khusus (mis. + dan $) yang kombinasinya tidak tergantung pada masing-masing item secara individual.
  • Citra (Image) adalah data dalam bentuk gambar. Citra dapat berupa grafik, foto, hasil rontgen, dan tanda tangan ataupun gambar yang lain.
  • Audio adalah data dalam bentuk suara. Instrumen musik, suara orang atau suara binatang, gemricik air, detak jantung.
  • Video menyatakan data dalam bentuk sejumlah gambar yang bergerak dan bisa saja dilengkapi dengan suara.

1.2.2 Informasi
            McFadden, dkk(1999) mendefinisikan informasi sebagai data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan yang menggunakan data tersebut.
Data seringkali disebut sebagai bahan mentah informasi. Melalui proses transformasi data dibuat menjadi bermakna.







 Siklus informasi (Burch dan Grudnitski, 1989), yang menggambarkan pengholahan data menjadi informasi dan pemakaian informasi untuk mengambil keputusan, hingga akhirnya dari tindakan hasil pengambilan keputusan tersebut dihasilkan data kembali.




 

Jadi, hal yang terpenting untuk membedakan informasi dengan data, informasi itu mempunyai kandungan “makna”, data tidak. Pengertian makna di sini merupakan hal yang sangat penting, karena berdasarkan maknalah si penerima dapat memahami informasi tersebut dan seseorang lebih jauh dapat menggunakannya untuk menarik kesimpulan atau bahkan mengambil keputusan.

Informasi itu sendiri memiliki ciri – ciri sebagai berikut (davis, 1999) :
  1. Benar atau Salah ( dalam hal ini, informasi berhubungan dengan kebenaran terhadap kenyataan )
  2. Baru ( informasi itu benar-benar baru bagi penerima )
  3. Tambahan ( Informasi dapat memperbarui atau memberikan perubahan terhadap informasi yang telah ada )
  4. Korektif ( Informasi data digunakan untuk melakukan koreksi terhadap informasi sebelumnya yang salah atau kurang benar )
  5. Penegas ( Informasi dapat mempertegas informasi yang telah ada sehingga keyakinan terhadap informasi semakin meningkat )

1.2.3. Pengetahuan
            Pengetahuan adalah kombinasi dari naluri, gagasan, aturan, prosedur yang mengarahkan tindakan atau keputusan (Alter,1992). Sebagai gambaran, informasi yang dipadukan dengan pengalaman masa lalu dan keahlian akan memberikan suatu pengetahuan yang tentu saja memiliki nilai yang tinggi.


1.3. Hierarki Data
            Secara tradisional data disusun dalam suatu hierarki yang terdiri dari elemen data, rekaman (record) dan berkas (file).




 


Elemen Data
Suatu data terkecil yang tidak dapat dipecah lagi menjadi unit data yang lain
Istilah lain untuk elemen data adalah medan (field), kolom, item, dan atribut
Rekaman
            Gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait
            Istilah lain untuk rekaman adalah tupel dan baris
Berkas
            Himpunan seluruh rekaman yang bertipe sama membentuk sebuah berkas, berkas dapat dikatakan sebagai kumpulan data yang berkaitan dengan suatu subjek.
            Dalam sistem basis data, berkas mewakili komponen yang disebut tabel atau relasi.

Dalam komteks yang lebih besar, sekumpulan berkas atau tabel membentuk sebuah basis data.

1.4. Karakteristik Data
            Data dan Informasi mempunyai banyak sifat. Istilah karakteristik data atau informasi biasa digunakan untuk menyatakan hal ini
  1. Tipe Data
Masing-masing tipe data tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tipe data masing-masing memiliki fungsi untuk menyimpan bentuk data yang ingin disimpan.

  1. Akurasi dan Presisi
Akurasi menyatakan derajat kebenaran terhadap informasi dan menentukan kehandalan atau reabilitas informasi. Informasi yang benar-benar bebas kesalahan dikatakan sangat akurat.
Adapun presisi berkaitan dengan tingkat kerincian suatu informasi.
  1. Usia dan Rentang Waktu
Usia Informasi (age),  menyatakan lama waktu sejak informasi dihasilkan hingga saat sekarang.
Ketepatan waktu (timeless), menyatakan usia data yang sesuai dengan upaya pengambilan keputusan. Artinya informasi tersebut tidak usang / kadaluarsa ketika sampai ke penerima.
Rentang Waktu (time horizon) menyatakan selang waktu yang digunakan untuk mencakup data. Dalam hal ini, rentang waktu dapat beroperasi di masa lalu, masa sekarang, atau masa datang.
  1. Tingkat Keringkasan dan Kelengkapan
Kadangkala informasi yang terlalu detail tidak memberikan yang lebih baik, tetapi malah sebaliknya, karena informasi semakin sulit untuk diserap dan dipahami. Selain itu, penerima informasi mungkin tak punya waktu banyak untuk melakukan interpretasi. Istilah Information Overload merupakan istilah yang ditujukan untuk menyatakan adanya informasi yang terlalu melimpah ruah dan membingungkan.
Hal yang terpenting, informasi harus diringkas agar sesuai dengan kebutuhan penerima informasi. Idealnya, informasi yang penting adalah haruslah lengkap (tidak ada yang hilang) sehingga dapat mengurangi faktor ketidakpastian.          
  1. Kemudahan Akses
Agar informasi bisa diterima oleh pemakai dengan lancar, kemudahan akses terhadap informasi harus terjamin
  1. Sumber
Sumber bersifat internal atau eksternal. Sumber internal berasal dari perusahaan itu sendiri, misalnya diperoleh dari sistem informasi. Sumber data eksternal berasal dari lingkungan.
Sumber informasi juga bisa bersifat formal dan informal. Sumber data formal diperoleh melalui sistem informasi, dokumen-dokumen yang dipublikasikan dan hasil pertemuan resmi. Sedangkan sumber informal diperoleh karena ada perbincangan tak resmi.
  1. Relevansi dan Nilai
Relevan berarti bahwa informasi benar-benar memberikan manfaat bagi pemakai. Tentu saja, relevansi informasi untuk setiap pemakai berbeda-beda.
Nilai Informasi (Value Of Information) ditentukan oleh dua hal, yaitu manfaat dan biaya untuk mendapatkannya. Suatu Informasi dianggap bernilai kalau manfaatnnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya.

1.5. Kualitas Informasi
            Istilah kualitas informasi (quality of information) terkadang juga dipakai untuk menyatakan informasi yang baik. Dari sekian karakteristik yang telah dibahas, kualitas informasi sering diukur berdasarkan :
—  Relevansi
—  Ketepatan Waktu
—  Keakurasian

Gambaran Umum Teknologi Informasi


 A. Definisi Teknologi Informasi
Istilah teknologi informasi (Information Technology atau IT) mulai populer di akhir dekade 70-an. Pada masa sebelumnya lebih dikenal dengan Teknologi Komputer ataupun Pengolahan Data Elektronik PDE (EDP Electronik Data Processing)
Definisi
Sumber
Definisi
Kamus Oxford (1995)
Teknologi informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer untuk menyimpan, menganalisa dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan dan gambar.
Alter (1992)
Teknologi Informasi mencakup perangkat keras dan perangkat lunak untuk melaksanakan satu atau sejumlah tugas pemrosesan data seperti menangkap (capture), mentransmisikan, menyimpan, mengambil, memanipulasi atau menampilkan data
Martin (1999)
Mendefinisikan teknologi informasi tidak hanya terbatas dengan teknologi komputer yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.

Mikrokomputer, komputer mainframe, pembaca barcode, perangkat lunak pemproses transkasi, perangkat lunak lembar kerja dan peralatan komunikasi serta jaringan merupakan contoh teknologi informasi.

B.Lingkup Teknologi Informasi
Secara garis besar teknologi informasi dikelompokkan menjadi 2 bagian :
  • Perangkat Lunak (Sorftware)
  • Perangkat Keras (Hardware)
Secara Khusus Teknologi Informasi dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu :
  • Teknologi Masukan (input technology)
  • Teknologi Keluaran (output technology)
  • Teknologi Perangkat Lunak (software technology)
  • Teknologi Penyimpanan (storage technology)
  • Teknologi Telekomunikasi (telecomunication technology)
  • Mesin Pemroses (processing machine)


C. Peranan Teknologi Informasi
            Secara garis besar dapat dikatakan bahwa :
§  Teknologi informasi menggantikan peran manusia, dalam hal ini teknologi informasi melakukan otomasi terhadap suatu tugas atau proses.
§  Teknologi memperkuat peranan manusia, yakni dengan menyajikan informasi terhadap suatu tugas atau proses.
§  Teknologi Informasi berperan dalam restrukturisasi terhadap peran manusia. Dalam hal ini, teknologi berperan dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap sekumpulan tugas atau proses.

Teknologi Informasi dapat digunakan untuk membentuk strategi untuk menuju keunggulan yang kompetitif, antara lain :
  • Strategi Biaya : meminimalisir biaya/memberikan harga yang lebih murah terhadap pelanggan, menurunkan biaya dari pemasok.
  • Startegi differensi : mengembangkan cara-cara untuk membedakan produk/jasa yang dihasilkan perusahaan terhadap pesaing.
  • Strategi Inovasi : memperkenalkan produk/jasa yang unik, atau membuat perubahan yang radikal dalam proses bisnis
  • Strategi Pertumbuhan : mengembangkan kapasitas produksi secara signifikan, melakukan ekspansi ke dalam pemasaran global
  • Strategi Aliansi : membentuk hubungan dan aliansi bisnis yang baru dengan pelanggan, pemasok, pesaing, konsultan dan lain-lain.

D. Kecenderungan Teknologi Informasi terhadap Sistem Informasi
Berbagai kecenderungan teknologi informasi yang berkaitan dengan sistem informasi, banyak mengalami perkembangan dengan cepat, tetapi ada juga yang masih tertinggal.
§  Peningkatan kecepatan dan kapasitas komponen-komponen elektronik
§  Ketersediaan informasi dalam bentuk digital semakin banyak
§  Portabilitas peralatan-peralatan elektronis semakin meningkat
§  Konektivitas meningkat
§  Kemudahan pemakai meningkat